Minggu, 21 Oktober 2012

Cara Menjadi Penjaga Gawang Yang Hebat

Trik Menjadi Seorang Penjaga Gawang


Hy teman2 semua yang ingin mencoba menjadi Penjaga Gawang atau GoalKeeper, saya mempunyai beberapa trik yg saya dptkan dri internet, mungkin bsa membantu tmn2 menjadi kiper yg Handal.

Menjadi seorang penjaga gawang sangatlah mudah.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seorang penjaga gawang (kiper). pada dasarnya seorang penjaga gawang diharuskan memiliki kemampuan dasar handling, serta refleks yang cukup baik, selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya :

1. Daya Jangkau
Kemampuan Anda dalam menjangkau bola sangat penting untuk dikuasai. Pun Anda mesti tahu sampai dimana kemampuan Anda menjangkau bola. Sehingga dapat menentukan kapan bola akan ditangkap, ditinju, ditangkis, ditip atau kita mesti terbang menyelamatkan gawang. Yang paling saya suka adalah terbang menangkap bola di sudut yang jauh dari posisi berpijak. Seni akrobatiknya sangat menawan untuk ditonton. Terlepas dari bisa tidaknya bola ditangkap, seni terbang seorang kiper amatlah aduhai. Eks penjaga gawang Perancis Fabien Barthez merupakan sosok kiper yang lihai dan memiliki gaya yang khas ketika terbang menyelamatkan gawang.
2. Penempatan Posisi
Semakin baik posisi yang Anda tempati, semakin mudah pula Anda menghalau serangan lawan. Anda mesti paham, dimana kedua kaki Anda berpijak. Sejauh apa dari gawang, berada pada sudut berapa dan dimana kira-kira lawan membidik jika Anda berdiri pada posisi yang Anda tempati. Titik ini menjadi awal pengambilan keputusan ketika Anda memutuskan untuk tetap di tempat atau maju keluar sarang untuk menggagalkan usaha penyerang lawan. Di sini pula berawal pikiran untuk memutuskan untuk melompat, terbang, menangkis, menyergap menggunakan siku atau kaki untuk menghalau bola dsb. Gianluigi Buffon adalah contoh kiper yang baik untuk masalah penempatan posisi.
3. Refleks
Poin penting untuk kiper. Kecepatan bereaksi terhadap bola yang sering berubah arah karena deflect atau hal lain. Bola rebound juga menjadi situasi yang sangat tidak menyenangkan. Karena bola-bola seperti ini biasanya membuat posisi kiper tiba-tiba menjadi posisi mati. Refleks dari Gianluigi Buffon adalah salah satu yang saya kagumi.
4. Komunikasi
Maksudnya adalah komunikasi dengan bek. Ini vital untuk dilakukan. Tanpa komunikasi yang baik, potensi terjadi miss communication antara bek dan kiper sangat mungkin terjadi. Akibatnya fatal, gawang sering bobol akibat situasi seperti ini. Kiper adalah raja kotak penalti. Siapapun bek-nya, mesti patuh dengan perintah kiper. Peter Schmeichel adalah yang terbaik untuk masalah ini. Ia tak segan berteriak hebat dan memarahi para bek jika terjadi blunder.
5. Konsentrasi

Seorang kiper, secara kasat mata seolah tidak selalu bekerja setiap menitnya. Ketika bola berada di area pertahanan lawan, kiper akan cenderung diam. Namun sebenarnya, ketika dalam situasi seperti ini, seorang kiper akan lebih baik jika tetap berkonsentrasi penuh di dalam permainan. Konsentrasi sejak serangan lawan belum dibangun akan lebih memudahkannya mengambil keputusan ketika serangan datang.

 

 TRIK MENJADI KIPER DIPERMAINAN FUTSAL

 

1.Pada era modern seperti sekarang kiper bukan lagi orang yang hanya bertanggung jawab pada bagian bawah mistar saja, para kiper dituntut untuk mampu menggalang pertahanan dan menjadi sweeper saat kondisi kurang menguntungkan. Mereka juga harus berani beradu badan untuk merebut bola dari lawan dalam keadaan satu lawan satu. Hal ini tidak jarang membuat para kiper mendapatkan cedera, hal yang pada masa lalu sangat jarang terjadi pada seorang kiper.

2.Determinasi alias pengambilan keputusan dan kecepatan. Para kiper dituntut bisa mengambil keputusan yang tepat pada setiap keadaan. Tempo permainan yang cepat membuat kiper diwajibkan melakukan tindakan-tindakan yang cepat dan tepat. Tak jarang para kiper harus menjadi sweeper jika terjadi kesalahan dalam pemakaian perangkap offside oleh para defender. Hal ini membutuhkan kecepatan dan determinasi yang baik dalam melakukannya.

3.Penglihatan yang tajam. Hal ini dibutuhkan para kiper dalam berbagai hal. Mungkin banyak yang tidak menyadari hal ini, namun penglihatan yang baik sangat vital dalam membantu kiper menjalankan tugasnya. Mulai dari melakukan umpan panjang, membaca arah bola, dan yang paling vital adalah membaca gerakan penendang penalti dari mata si penendang. Disadari atau tidak, para penendang penalti pasti akan melihat arah yang akan menjadi tujuan tendangannya(walaupun tidak semua) walaupun hanya sepersekian detik saja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar